Sabtu, 02 Mei 2026
Kwarcab Bondowoso Gelar KMD Angkatan II 2026, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas dan Berdedikasi
Bondowoso – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bondowoso terus menunjukkan
komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembukaan
Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Angkatan II Golongan
Penggalang Tahun 2026. Kegiatan ini resmi dimulai pada Jumat (1/5/2026) dan
dipusatkan di MTsN 4 Bondowoso.
Pelatihan KMD tersebut dilaksanakan dalam dua gelombang,
yakni pada 1–3 Mei 2026 dan akan dilanjutkan pada 8–10 Mei 2026. Skema ini
diterapkan guna memastikan seluruh materi dapat dipahami dan diserap secara
optimal oleh peserta.
Sebanyak 42 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 27
peserta putra dan 15 peserta putri. Mereka berasal dari berbagai lembaga
pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Bondowoso.
Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran Wakil Ketua dan Andalan Kwarcab Bondowoso, Kepala Kantor Kementerian Agama Bondowoso beserta jajarannya, pengurus Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Patirana, serta Kamabigus MTsN 4 Bondowoso yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Kepala Kankemenag Bondowoso yang juga Wakil Ketua Kwarcab
Bidang Satuan Karya dan Satuan Komunitas, Dr. Moh. Ali Masyhuri, S.Ag., M.H.I,
dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting
dalam membina generasi muda.
“Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan
kegiatan pramukaan bagi kaum muda. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan
tunas-tunas bangsa agar menjadi generasi penerus yang lebih baik, bertanggung
jawab terhadap diri sendiri dan lingkungannya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan KMD menjadi bagian penting
dalam mencetak pembina pramuka yang kompeten. Menurutnya, para anggota muda di
gugus depan sangat membutuhkan peran aktif pembina dalam membimbing mereka
menjadi pribadi yang terampil dan bertanggung jawab.
“Para pembina pramuka memiliki peran strategis dalam mendidik
dan membimbing generasi muda. Mereka membutuhkan dedikasi dan komitmen tinggi
dari para pembina, termasuk peserta KMD ini,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, ia berharap para peserta dapat menjadi
pembina pramuka yang mahir, bertanggung jawab, dan berdedikasi tinggi, serta
mampu berkontribusi dalam pengembangan Kwarcab Bondowoso.
Kegiatan pembukaan KMD Angkatan II Tahun 2026 ini berlangsung
dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, menandai langkah awal dalam
mencetak pembina pramuka yang berkualitas di Bondowoso.
Sabtu, 11 April 2026
Cetak Pembina Andal, Kwarcab Bondowoso Gelar KMD Angkatan I 2026 di Pakem
Bondowoso – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka
Bondowoso terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pembukaan
Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Angkatan I Golongan Penggalang
Tahun 2026. Kegiatan ini resmi dimulai pada Jumat (10/04/2026) dan dipusatkan
di wilayah Kwartir Ranting (Kwarran) Pakem.
Pelatihan KMD ini dirancang dalam dua gelombang, yakni pada
10–12 April dan akan dilanjutkan kembali pada 17–19 April 2026. Skema tersebut
diterapkan guna memastikan seluruh materi dapat terserap secara optimal oleh
para peserta.
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh jajaran Wakil Ketua dan
Andalan Kwarcab Bondowoso, pengurus Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang
(Pusdiklatcab) Patirana, serta Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Pakem yang
memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini.
Ketua Kwarcab Bondowoso, Kak Asad Yahya Syafii, SE., dalam
sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan KMD bukan sekadar agenda rutin
organisasi. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam menjawab
tantangan pemerataan dan ketersediaan tenaga pembina pramuka di wilayah
Bondowoso.
KMD Angkatan I tahun ini mengusung kurikulum yang dinamis dengan pendekatan praktik yang dominan. Di bawah bimbingan Tim Teknis yang dipimpin oleh Kak Siti Achya, S.Pd., M.Pd. dan Kak Lukman Hanafi, S.Pd.I., S.A.P., peserta diarahkan untuk lebih banyak terjun langsung ke lapangan. Komposisi pelatihan pun dirancang 80 % praktik dan 20 % teori, sehingga diharapkan mampu melahirkan pembina yang siap terjun di gugus depan.
Kwarcab Bondowoso menaruh harapan besar melalui kegiatan ini
akan lahir pembina-pembina pramuka yang tidak hanya unggul secara teknis,
tetapi juga memiliki integritas moral sebagai teladan bagi peserta didik.
Di akhir sambutannya, Kak Asad berpesan kepada seluruh
peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Ia
berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan
secara maksimal di pangkalan masing-masing.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Jadilah pembina
yang mampu menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi generasi muda,”
pesannya.
Dengan dimulainya KMD Angkatan I ini, diharapkan akan lahir
pembina-pembina pramuka yang kompeten dan berdedikasi, khususnya di lingkungan
Kwarcab Bondowoso.
Jumat, 03 April 2026
169 Peserta Ikuti DIANPINRU 2026: Langkah Nyata Kwarcab Bondowoso Bentuk Pemimpin Muda Berkualitas
Bondowoso, 3 April 2026 — Kwartir Cabang Gerakan Pramuka
Bondowoso menyelenggarakan kegiatan Geladian Pimpinan Regu (DIANPINRU) tahun
2026 sebagai upaya strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan generasi
muda Pramuka Penggalang. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai
tanggal 3 hingga 4 April 2026, bertempat di SMAN 1 Bondowoso.
Kegiatan DIANPINRU 2026 dihadiri oleh jajaran pengurus
Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bondowoso, di antaranya Ketua Harian, Wakil
Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat,
Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Gugus Depan dan Pramuka Garuda, Sekretaris
Kwarcab, Ketua Kwartir Ranting, Kapusdiklatcab, Kamabigus SMAN 1 Bondowoso serta pengurus lainnya.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Harian Kwarcab,
Drs. Jarimin, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pelaksanaan
kegiatan dengan mengedepankan prinsip manajemen risiko serta tanggung jawab
panitia dalam memastikan kelancaran acara. Ia juga mengimbau kepada seluruh
peserta agar tidak ragu dalam berkomunikasi apabila menghadapi kendala selama
kegiatan berlangsung. Selain itu, beliau berharap agar seluruh peserta mampu
membangun kerja sama yang baik antar sesama peserta sebagai bagian dari proses
pembelajaran kepemimpinan.
Secara substantif, kegiatan DIANPINRU 2026 bertujuan untuk
membentuk pemimpin regu dan wakil pemimpin regu yang kompeten, terampil, dan
bertanggung jawab. Kegiatan ini juga dirancang untuk meningkatkan keterampilan
praktis kepramukaan melalui metode latihan langsung, khususnya dalam penerapan
sistem berkelompok sebagai dasar pengelolaan dan kepemimpinan regu. Selain itu,
kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar Pramuka
Penggalang se-Bondowoso.
Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah agar peserta memiliki
kemampuan dalam mengelola regu secara efektif, termasuk dalam aspek
administrasi dan keuangan. Peserta juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas
kecakapan, keterampilan, serta kapasitas kepemimpinan baik secara individu
maupun dalam tim. Lebih lanjut, kegiatan ini mendorong peserta untuk aktif
bermusyawarah dalam Dewan Penggalang sebagai representasi regunya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat
melahirkan generasi Pramuka Penggalang yang tidak hanya memiliki kemampuan
teknis, tetapi juga jiwa kepemimpinan yang kuat, kolaboratif, dan adaptif
terhadap tantangan zaman. Seluruh pihak yang terlibat berharap kegiatan
DIANPINRU 2026 dapat berjalan dengan lancar serta memberikan dampak positif
yang berkelanjutan bagi pembinaan generasi muda di Kabupaten Bondowoso.
Jumat, 27 Maret 2026
Tak Sekadar Seremonial, Wabup Bondowoso Ajak Pramuka Konsisten Jaga Lingkungan Lewat Aksi Nyata
Bondowoso - Wakil Bupati
Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i, menegaskan pentingnya peran aktif Gerakan
Pramuka dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal tersebut disampaikan saat ia
memimpin Rapat Koordinasi Pimpinan dan Kelembagaan yang berlangsung di Command
Center Pemkab Bondowoso, Kamis (26/03/2026).
Dalam forum tersebut, Wabup As’ad yang
juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bondowoso
mengarahkan agar gerakan kepedulian lingkungan tidak hanya bersifat simbolis.
Menurutnya, menjaga kebersihan harus menjadi komitmen bersama yang dijalankan
secara berkelanjutan dan dilandasi semangat gotong royong.
Beliau menilai, keberhasilan dalam
menciptakan lingkungan yang bersih tidak selalu ditentukan oleh besarnya
kegiatan. Justru, konsistensi dalam aksi kecil yang dilakukan terus-menerus
dinilai lebih berdampak nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Wabup As’ad mendorong
agar kegiatan kebersihan dikemas secara terbuka dan melibatkan berbagai lapisan
masyarakat. Tidak hanya anggota Pramuka, tetapi juga warga umum diharapkan
turut ambil bagian dalam upaya tersebut. Salah satu gagasan yang diusung adalah
menjadikan hari Jumat sebagai agenda rutin kerja bakti massal.
“Momentum ini bisa dimanfaatkan
untuk mempererat kebersamaan sekaligus memberikan kontribusi langsung terhadap
kebersihan lingkungan,” ujar Wabup As’ad.
Menanggapi kondisi di lapangan, Wabup As’ad juga menekankan pentingnya langkah strategis dalam menentukan prioritas
penanganan. Jajaran Kwarcab diminta aktif mengidentifikasi titik-titik yang
kerap menjadi sumber keluhan masyarakat, khususnya terkait persoalan sampah dan
sanitasi.
Selain itu, Wabup As’ad menginstruksikan
agar dilakukan intervensi langsung di lokasi-lokasi yang dianggap krusial,
serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Sinergi dengan instansi terkait,
termasuk petugas pemadam kebakaran, dinilai penting terutama untuk menangani
area yang membutuhkan peralatan khusus.
Melalui langkah-langkah tersebut,
diharapkan peran Pramuka tidak hanya terlihat dalam kegiatan seremonial, tetapi
juga hadir sebagai motor penggerak perubahan lingkungan yang nyata dan
berkelanjutan di Bondowoso.




.jpeg)




.jpeg)



.jpeg)


.jpeg)


.jpeg)
